Tips Praktis Tahan Lama di Ranjang

Bookmark and Share

 
Di luar manfaat kesehatan fisik, olahraga juga mampu meningkatkan gairah seksual pria dan wanita. Bahkan, durasi seks pun jadi lebih lama dengan rutin berolahraga.
Bagi pria,  olahraga  memiliki efek positif pada dorongan seksual laki-laki. Sebuah studi  yang dipublikasikan dalam Archives of Sexual Behavior mengungkapkan bahwa orang yang berpartisipasi dalam olahraga 60 menit per hari, tiga sampai lima hari dalam seminggu, dengan intensitas puncak berkelanjutan dari 75 persen menjadi 80 persen, mengembangkan perangkat tambahan seksual secara signifikan lebih besar. Misalnya frekuensi aktivitas intim, keandalan fungsi yang memadai saat berhubungan seks, dan persentase orgasme memuaskan.

Sementara bagi wanita, olahraga dapat memberikan efek pada gairah seks wanita. Sebuah studi pada tahun 2008 yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine, mengungkapkan bahwa intens pendek durasi latihan (20 menit dengan denyut jantung 70 persen) secara signifikan meningkatkan gairah seksual fisiologis wanita (yaitu stimulasi genital). Sebuah studi tambahan menemukan hubungan antara kesadaran tubuh dan persepsi peningkatan gairah. Para peneliti menyimpulkan, olahraga bisa meningkatkan kesadaran tubuh melalui sensasi tubuh yang meningkat (misalnya, detak jantung yang meningkat dan ketegangan otot).

Kontribusi positif bahwa olahraga memiliki terhadap gairah seks pria dan wanita dapat menjadi motivator bagi Anda. Meningkatkan gairah seks bisa menjadi salah satu tujuan dari olahraga. Tetapi akan bijaksana jika Anda memasukkan gol tambahan, misalnya stamina, kekuatan, keseimbangan dan pelepasan stres. Sehingga program latihan tetap relevan dan tepat waktu.

Pasangan dalam hubungan yang sehat dapat mempertimbangkan menggunakan olahraga sebagai alat untuk meningkatkan aspek seksual dari hubungan mereka. Hal ini bisa mengakibatkan peningkatan motivasi dan kepatuhan dengan program latihan. Olahraga juga bisa berfungsi sebagai peningkatan pertemuan intim, dan seks dapat berfungsi sebagai aktivitas kardiovaskular termasuk dalam program kebugaran. 
sumber:livestrong

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar